Diguyur Hujan Deras, Udara Pekanbaru Kembali Segar usai Sempat Dikepung Asap
BAGYNEWS.COM - Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru dan sejumlah wilayah di Riau sejak malam hingga Sabtu 19 September 2026 pagi membawa angin segar bagi masyarakat.
Paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat memperburuk kualitas udara dalam beberapa hari terakhir kini mulai menyapu bersih.
Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pukul 07.00 WIB, konsentrasi partikulat halus (PM2.5) di Pekanbaru merosot hingga 9,9 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Angka ini mengembalikan kualitas udara Pekanbaru ke dalam kategori baik.
Selain menyegarkan udara, guyuran hujan efektif membasahi lahan gambut yang kering dan menekan potensi munculnya titik api baru.
Kepala Pelaksana BPBD Riau, M. Edy Afrizal, menyebut guyuran hujan ini sebagai momentum positif dalam upaya penanganan karhutla.
Meski demikian, Edy mengingatkan petugas dan warga agar tidak lengah.
Pemantauan intensif tetap berjalan untuk memastikan bekas area terbakar benar-benar padam tanpa menyisakan bara api di bawah permukaan.
Senada dengan BPBD, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi mengimbau masyarakat untuk mempertahankan kondisi positif ini.
Pihaknya bersama personel gabungan terus menyisir lapangan dan mengelar patroli rutin. Warga juga ditegaskan untuk tidak pernah membuka lahan dengan cara membakar.
Peringatan Dini BMKG
Di sisi lain, BMKG memprakirakan kondisi cuaca di Riau masih sangat dinamis. Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprediksi masih berpotensi melanda wilayah Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Pelalawan, Siak, dan Pekanbaru.
Suhu udara berkisar antara 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan 50–100 persen, serta pergerakan angin dari tenggara ke barat daya berkecepatan 10–40 km/jam.
Membaiknya kualitas udara menjadi jeda berharga bagi warga, namun kewaspadaan tinggi tetap menjadi kunci utama mengantisipasi perubahan cuaca dan potensi karhutla susulan.***
| Penulis |
: rac |
| Editor |
: bastian |
| Kategori |
: Pekanbaru |