Selasa, 22 September 2026
Pekanbaru / Senin, 21 September 2026 18:20 WIB

Satu Tahun Pimpin Pekanbaru, Agung-Markarius Bayar Utang Rp470 Miliar dan Pacu Ekonomi

BAGYNEWS.COM - Memasuki satu tahun masa kepemimpinannya di Kota Pekanbaru, Wali Kota Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar menegaskan komitmennya untuk mengalihkan orientasi, dari perjuangan politik menuju pengabdian penuh kepada masyarakat.

​Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pembangunan prioritas, mulai dari pembenahan infrastruktur, peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan, kebersihan kota, hingga penguatan perekonomian daerah.

​Hal itu disampaikan Agung saat membuka kegiatan Sosialisasi Produk Hukum se-Kecamatan Kota Pekanbaru bersama warga Kecamatan Payung Sekaki, Tuah Madani, dan Senapelan di Rumah Dinas Wali Kota, Senin 21 September 2026.

​Agung menegaskan, setelah kontestasi politik usai, fokus pemerintah wajib diarahkan penuh pada pembangunan dan pelayanan publik. 

Saat ini, Pemko Pekanbaru tengah menangani berbagai persoalan mendasar warga, seperti program zero anak putus sekolah, penanganan stunting, hingga perbaikan jalan rusak.

​"Jalan dibagusin, anak sekolah diurusin, kesehatan ditingkatkan penjaminannya. Pertemuan dan silaturahmi juga terus kami lakukan," ujar Agung.

​Di tengah upaya pembangunan tersebut, Pemko Pekanbaru berhasil melunasi utang warisan periode sebelumnya sebesar Rp470 miliar hanya dalam satu tahun anggaran. Capaian ini diraih meski kondisi anggaran daerah tidak mengalami kenaikan signifikan dan adanya pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat.

​Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Pemko Pekanbaru memacu pendapatan daerah guna menjaga kemampuan pembiayaan pembangunan.

​"Anggarannya sama, bahkan ada pemotongan. Namun, kami tingkatkan melalui pendapatan daerah. Anggarannya sama, tetapi hasilnya berbeda," tegas Agung.

​Peningkatan pendapatan daerah tersebut dikembalikan untuk kepentingan masyarakat melalui kebijakan perpajakan yang berkeadilan dan peningkatan layanan publik. 

Agung menargetkan Pekanbaru tak hanya menjadi barometer pembangunan di Riau, tetapi juga berdaya saing di tingkat nasional.
​Upaya tersebut membuahkan hasil pada pertumbuhan ekonomi Pekanbaru yang mencapai 7,39 persen pada triwulan II 2026.

Menurut Agung, pertumbuhan ini ditopang oleh aktivitas ekonomi padat karya yang berdampak langsung pada masyarakat luas, bukan sekadar investasi padat modal.

​Guna menjaga perputaran ekonomi lokal, Pemko Pekanbaru juga mengarahkan kebijakan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) agar dibelanjakan di dalam kota.

​"Pegawai wajib membelanjakan uangnya di Kota Pekanbaru agar perputaran ekonomi daerah terus berjalan," jelasnya.

​Agung menambahkan, berbagai capaian dan penghargaan yang diraih bukan semata keberhasilan dirinya dan Wakil Wali Kota, melainkan hasil kerja keras kolektif seluruh jajaran Pemko Pekanbaru hingga dukungan masyarakat.

​"Tanpa kepala dinas, camat, lurah, dan ASN Kota Pekanbaru, pemerintahan ini tidak bisa berjalan secepat ini," pungkasnya.***

Penulis : rac
Editor : bastian
Kategori : Pekanbaru

Pekanbaru

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex