Rabu, 21 Oktober 2026
Pekanbaru / Selasa, 20 Oktober 2026 18:19 WIB

Mahasiswa Tagih Janji Beasiswa dan Solusi Karhutla, Sekdaprov Riau Sebut Plt Gubri tak di Kantor

BAGYNEWS.COM - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi menemui mahasiswa dari Universitas Lancang Kuning (Unilak) dan Universitas Islam Riau (UIR) yang berunjuk rasa di gerbang Kantor Gubernur, Selasa 20 Oktober 2026. 

Karena, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau tidak ada di kantornya.

"Saya selaku Sekretaris Daerah Provinsi Riau, hadir bersama adik-adik di sini. Kami mendengar dari tadi apa yang adik-adik sampaikan. Kami tidak mendengar dari ruang tertutup," kata Syahrial Abdi.

Ia mengatakan hujan ini merupakan hasil modifikasi cuaca. Modifikasi cuaca ini dilakukan oleh petugas yang melakukan operasi udara.

"Soal adik-adik mahasiswa ingin Pak SF Hariyanto sebagai Gubernur Riau hadir di sini, tadi sudah saya jelaskan bahwa beliau tidak ada di sini. Karena, ada tugas lain yang sedang beliau laksanakan," ujarnya.

Jadi, semua pesan dalam orasi mahasiswa sudah didengarkan. Karena, ia sudah menyaksikan aksi demonstrasi dari awal.

"Pak SF Hariyanto tidak ada di sini. Pak Gubernur sedang menghadiri kegiatan yang sudah teragendakan. Saya yang bertanggung jawab untuk hadir hari ini menerima adik-adik semua," kata Syahrial Abdi.

Namun, aksi demo enggan untuk bubar. Aksi dilanjutkan dengan teaterikal tentang karhutla.

Di tengah aksi teaterikal, Syahrial Abdi kembali masuk ke Kantor Gubernur Riau. Jelang senja, Syahrial Abdi kembali menemui mahasiswa.

"Saya baru saja menghubungi Plt Gubernur SF Hariyanto. Beliau bersedia bertemu dengan kalian dalam waktu beberapa hari ke depan," sebut Syahrial Abdi.

Pemprov Riau akan berkirim surat ke masing-masing rektor. Surat tersebut terkait pertemuan mahasiswa dengan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. Usai kesepakatan itu, mahasiswa Unilak dan UIR membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WIB.***

Penulis :
Editor :
Kategori : Pekanbaru

Pekanbaru

© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex