BAGYNEWS.COM - Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua TP PKK Kabupaten Kuantan Singingi, Nurhidayah Muniroh, S.Pd.I., menegaskan, Pemilihan Putra Putri Kuansing bukan sekadar ajang unjuk penampilan, melainkan wadah pembentukan karakter generasi muda sekaligus melahirkan pelopor pelestarian budaya dan promosi pariwisata daerah.
Pesan tersebut disampaikan Nurhidayah Muniroh saat membuka Grand Final Pemilihan Putra Putri Kabupaten Kuantan Singingi di Auditorium Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks), Selasa 20 Oktober 2026 siang.
Menurut Nurhidayah, para finalis tidak cukup hanya memiliki penampilan menarik, tetapi juga harus dibekali wawasan luas, kepribadian yang baik, kepedulian sosial, kreativitas, serta kecintaan terhadap identitas dan kekayaan budaya Kuansing.
“Grand Final Putra Putri Kuansing ini bukan hanya ajang untuk menampilkan paras dan wajah. Lebih dari itu, melalui ajang ini kita ingin membentuk karakter generasi muda yang memiliki wawasan, kepribadian, kepedulian, serta rasa cinta terhadap daerahnya,” tegas Nurhidayah.
Ia berharap, siapa pun yang terpilih nantinya mampu menjalankan peran lebih besar daripada sekadar menyandang gelar. Putra Putri Kuansing harus tampil sebagai pelopor di tengah masyarakat, terutama dalam memperkenalkan potensi pariwisata, menjaga kelestarian budaya, serta mengangkat nilai-nilai luhur yang menjadi identitas Kabupaten Kuantan Singingi.
Nurhidayah menekankan, gelar Putra Putri Kuansing harus dibuktikan melalui kontribusi nyata, bukan hanya kebanggaan di atas panggung. Para pemenang diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya, melahirkan gagasan kreatif, serta aktif mempromosikan potensi daerah melalui berbagai kegiatan positif.
“Jadilah generasi muda yang tidak hanya bangga dengan budaya sendiri, tetapi juga mau bergerak untuk memperkenalkan dan melestarikannya. Kuansing memiliki kekayaan adat, budaya, dan pariwisata yang harus kita jaga bersama dan kenalkan lebih luas,” pesannya.
Ia juga berharap ajang ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kreativitas dan pemanfaatan berbagai platform promosi, generasi muda dapat berperan penting dalam memperkenalkan kekayaan Kuansing kepada masyarakat luas.
Pada grand final tersebut, sebanyak 25 finalis terbaik Putra Putri Kuansing mengikuti tahapan pemilihan untuk menunjukkan kemampuan, wawasan, kepribadian, dan potensi mereka sebagai representasi generasi muda daerah.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan diri, meningkatkan kepercayaan diri, serta membangun kepedulian terhadap pembangunan daerah, khususnya di bidang kebudayaan dan pariwisata.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua PKKD Eli Rosmaidar Harahap Juprizal, Ketua Bhayangkari Kuantan Singingi dr. Prabawanti Puji Lostari, M.Biomed (AAM), Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Iza Marlina, S.Pd., Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing Desi Ferawati, S.Psi., M.IP., Wakil Rektor Universitas Islam Kuansing, serta Puteri Indonesia Riau 2026, Prima Yohana, S.T., M.Kom.
Mengusung semangat “Salam Budaya, Salam Inspirasi, Salam Kuansing”, Pemilihan Putra Putri Kuansing diharapkan melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi duta budaya, inspirator, dan penggerak promosi pariwisata.
Dengan demikian, sebagaimana ditekankan Nurhidayah Muniroh, gelar Putra Putri Kuansing bukan sekadar simbol prestise, melainkan amanah untuk membawa nama baik daerah, menjaga warisan leluhur, dan memperkenalkan kekayaan budaya serta pariwisata Kuantan Singingi ke tingkat yang lebih luas.***
| Penulis | : |
| Editor | : |
| Kategori | : Kuantan Singingi |
© Bagynews.com. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex

